IPS 8 Tema 3C

 

IPS 8 Tema 3C

Lembaga Sosial dalam Kehidupan Masyarakat

A. Pengertian dan Karakteristik Lembaga Sosial

Lembaga sosial merupakan sistem norma atau aturan yang bertujuan untuk mengatur tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. Lembaga sosial terbentuk dari nilai-nilai yang disepakati bersama oleh masyarakat melalui proses yang panjang hingga menjadi sebuah tradisi atau aturan resmi.

 1.  Pengertian Lembaga Sosial

Aspek

Keterangan

Contoh

Pengertian

Himpunan norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat.

Aturan mengenai cara bersikap kepada orang yang lebih tua.

      2.   Karakteristik Lembaga Sosial

Lembaga sosial memiliki ciri khas atau karakteristik tertentu yang membedakannya dari organisasi atau kelompok sosial biasa. Karakteristik ini muncul agar lembaga tersebut mampu menjalankan fungsinya secara stabil dalam jangka waktu yang lama guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

No.

Karakteristik

Keterangan

Contoh

1)

Memiliki Simbol

Setiap lembaga memiliki lambang atau tanda khusus yang mewakili identitas, tujuan, serta fungsi dari lembaga tersebut.

Lembaga Hukum: Simbol timbangan yang melambangkan keadilan yang seimbang.

2)

Tingkat Kekekalan

Lembaga sosial cenderung bertahan lama (mapan) karena berisi nilai-nilai dan norma yang telah mendarah daging dalam masyarakat.

Lembaga Agama: Keyakinan dan praktik ibadah yang tetap dipertahankan dari generasi ke generasi.

3)

Memiliki Tradisi

Adanya pola perilaku atau aturan (tertulis maupun tidak tertulis) yang menjadi pedoman dan diwariskan secara turun-temurun.

Lembaga Keluarga: Adanya tradisi menghormati orang tua atau ritual adat dalam pernikahan.

4)

Memiliki Alat Kelengkapan

Sarana fisik atau prasarana yang digunakan untuk menunjang kegiatan lembaga dalam mencapai tujuannya.

Lembaga Ekonomi: Penggunaan uang sebagai alat tukar, pasar sebagai tempat transaksi, atau mesin produksi.

5)

Memiliki Tujuan

Setiap lembaga sosial dibentuk secara sengaja untuk mencapai )target tertentu demi kesejahteraan anggotanya.

Lembaga Pendidikan: Memiliki tujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan membentuk karakter.

6)

Pola Perilaku

Adanya standarisasi tingkah laku yang harus dijalankan oleh individu agar tercipta keteraturan sosial.

Lembaga Politik: Aturan resmi dalam pelaksanaan pemilihan umum untuk memilih pemimpin secara demokratis.

B. Fungsi , Tujuan, Manfaat Lembaga Sosial

Lembaga sosial merupakan pilar utama dalam menciptakan keteraturan di tengah masyarakat. Keberadaannya tidak hanya mengatur perilaku individu saat ini, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan untuk menjaga stabilitas sosial di masa depan melalui pewarisan nilai dan norma.

 1. Fungsi Lembaga Sosial

Fungsi lembaga sosial dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu fungsi yang disadari (manifest) dan fungsi yang tidak disadari atau tersembunyi (laten).

Jenis Fungsi

Keterangan

Contoh

Fungsi Manifest

Fungsi yang menjadi tujuan utama dan disadari sepenuhnya oleh anggota masyarakat.

Lembaga Ekonomi: Mengatur tata cara produksi, distribusi, dan konsumsi barang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Fungsi Laten

Fungsi yang tidak disengaja dan sering kali tidak disadari, namun tetap berdampak pada masyarakat.

Lembaga Pendidikan: Terkadang menjadi sarana untuk menunda usia pernikahan atau mengurangi beban pengawasan orang tua.

Fungsi Pemberi Pedoman

Memberikan arahan kepada masyarakat tentang bagaimana seharusnya bersikap dalam menghadapi masalah.

Lembaga Agama: Memberikan pedoman moral dan spiritual saat individu mengalami krisis batin atau musibah.

       2. Tujuan Lembaga Sosial

Lembaga sosial dibentuk secara sengaja untuk mencapai target-target tertentu dalam kehidupan bermasyarakat.

Tujuan Utama

Keterangan

Contoh Penerapan

Keteraturan Sosial

Menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang tertib, aman, dan damai tanpa konflik besar.

Lembaga Hukum: Adanya sanksi tegas bagi pelaku pencurian agar masyarakat merasa aman menyimpan propertinya.

Pemenuhan Kebutuhan

Mengatur cara-cara manusia dalam memenuhi kebutuhan pokok (sandang, pangan, papan).

Lembaga Ekonomi: Pasar atau supermarket menyediakan mekanisme tukar-menambah barang yang sah.

Pengawasan Sosial

Menjadi sistem kontrol agar anggota masyarakat tidak melanggar nilai dan norma yang berlaku.

Lembaga Politik: Lembaga legislatif mengawasi kinerja pemerintah agar tetap sesuai dengan kepentingan rakyat.

        3. Manfaat Lembaga Sosial (Masa Sekarang dan Masa Depan)

Manfaat lembaga sosial bersifat berkelanjutan, menjaga keseimbangan antara kebutuhan saat ini dan kelestarian nilai untuk generasi mendatang.

Dimensi Waktu

Manfaat bagi Masyarakat

Contoh

Masa Sekarang

Menyediakan identitas sosial dan alat pemersatu bangsa di tengah keragaman.

Lembaga Budaya: Penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi mempersatukan komunikasi antar suku di pasar dan kantor.

Masa Sekarang

Memberikan rasa aman dan perlindungan secara fisik maupun psikologis.

Lembaga Keluarga: Memberikan kasih sayang dan perlindungan pertama bagi anak dari pengaruh negatif lingkungan.

Masa Depan

Menjamin keberlangsungan nilai-nilai luhur bangsa (transformasi budaya).

Lembaga Pendidikan: Kurikulum Merdeka menanamkan Profil Pelajar Pancasila agar generasi masa depan tetap berintegritas.

Masa Depan

Menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui proses sosialisasi yang teratur.

Lembaga Agama: Penanaman etika dan kejujuran sejak dini mencegah perilaku korupsi di masa yang akan datang.

C. Jenis Lembaga Sosial

1.  Lembaga Keluarga

Lembaga keluarga merupakan unit sosial terkecil dalam masyarakat yang terbentuk melalui ikatan perkawinan, pertalian darah, atau adopsi. Keluarga berperan sebagai tempat pertama dan utama bagi seorang individu untuk mendapatkan sosialisasi, perlindungan, dan kasih sayang sebelum berinteraksi dengan lingkungan masyarakat yang lebih luas.

a. Konsep Lembaga Keluarga

Aspek

Keterangan

Contoh

Pengertian

Unit sosial terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul serta tinggal di suatu tempat dalam keadaan saling ketergantungan.

Sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu, dan dua orang anak yang tinggal satu rumah.

Bentuk Keluarga

Terbagi menjadi keluarga inti (nuclear family) dan keluarga luas (extended family).

Keluarga Inti: Ayah, Ibu, Anak.


Keluarga Luas: Kakek, Nenek, Paman, dan Bibi yang tinggal bersama.

Proses Pembentukan

Diawali dengan adanya ikatan perkawinan yang sah menurut agama, adat, maupun hukum negara.

Pelaksanaan akad nikah atau pemberkatan pernikahan yang dicatat oleh Kantor Urusan Agama (KUA) atau Catatan Sipil.

Fungsi Utama

Sebagai tempat sosialisasi pertama untuk menanamkan nilai, norma, dan pembentukan karakter anak.

Orang tua mengajarkan anak cara berbicara yang sopan kepada orang yang lebih tua di rumah.

Karakteristik

Memiliki hubungan emosional yang kuat, bersifat kekal, dan memiliki tanggung jawab moral antaranggota.

Anggota keluarga saling membantu dan merawat ketika salah satu anggota sedang sakit.

 

b. Fungsi Lembaga Keluarga

Lembaga keluarga merupakan pilar utama dalam sistem sosial masyarakat. Sebagai unit terkecil, keluarga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap anggotanya tumbuh dengan baik secara fisik, mental, maupun sosial.

No.

Fungsi Keluarga

Keterangan

Contoh Implementasi

1)

Fungsi Reproduksi

Keluarga berfungsi untuk melanjutkan keturunan secara sah melalui ikatan pernikahan.

Memiliki anak untuk meneruskan garis keturunan keluarga.

2)

Fungsi Sosialisasi

Proses pembentukan kepribadian anak melalui penanaman nilai, norma, dan karakter sejak dini.

Orang tua mengajarkan cara berbicara sopan dan jujur kepada orang lain.

3)

Fungsi Afeksi

Memberikan kasih sayang, perhatian, dan ikatan batin yang sangat dibutuhkan bagi perkembangan psikis anak.

Memberikan pelukan dan dukungan moral saat anggota keluarga sedang sedih.

4)

Fungsi Proteksi

Memberikan perlindungan fisik (pangan, papan) serta rasa aman secara batin bagi seluruh anggota keluarga.

Menjamin rumah yang aman dan melindungi anak dari bahaya lingkungan luar.

5)

Fungsi Ekonomi

Pengaturan dan pemenuhan kebutuhan materiil (finansial) untuk menjamin kelangsungan hidup anggota keluarga.

Orang tua bekerja untuk membiayai sekolah dan membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

6)

Fungsi Pengawasan Sosial

Keluarga bertindak sebagai kontrol atau pengawas bagi anggotanya agar tidak melanggar norma di masyarakat.

Orang tua menasihati dan menegur anak jika pulang terlalu larut malam.

7)

Fungsi Pemberian Status

Memberikan identitas dan kedudukan kepada anggotanya melalui kelahiran atau perkawinan.

Seseorang mendapatkan nama belakang keluarga atau gelar tertentu berdasarkan silsilahnya.

 

 c. Perubahan dan Kesinambungan Lembaga Keluarga

Lembaga keluarga di Indonesia merupakan institusi yang sangat dinamis. Meskipun fungsinya sebagai unit terkecil masyarakat tetap berkesinambungan, struktur dan pola interaksinya mengalami perubahan yang signifikan mengikuti perkembangan zaman dan sistem sosial yang berlaku pada masanya.

Periode

Keterangan Perubahan & Kesinambungan

Contoh Praktik/Kondisi

Masa Praaksara

Keluarga terbentuk berdasarkan kebutuhan bertahan hidup dan berburu. Pola hubungan cenderung egaliter namun pembagian kerja berdasarkan kekuatan fisik sudah muncul.

Pembagian tugas di mana laki-laki berburu binatang besar, sementara perempuan dan anak-anak mengumpulkan buah-buahan (food gathering).

Masa Kerajaan

Munculnya stratifikasi sosial memengaruhi struktur keluarga. Nilai-nilai patriarki menguat, dan keluarga menjadi alat untuk mempertahankan status sosial atau kekuasaan.

Praktik pernikahan politik antaranggota keluarga kerajaan untuk memperluas wilayah kekuasaan atau mempererat koalisi antar-kerajaan.

Masa Penjajahan

Masuknya pengaruh budaya Barat (Eropa) mulai mengubah gaya hidup dan struktur keluarga, terutama di kalangan bangsawan dan pegawai pemerintah kolonial.

Munculnya pendidikan formal bagi anak-anak dari keluarga elit (priyayi) yang mulai mengadopsi nilai-nilai modernitas Barat.

Masa Kemerdekaan

Keluarga mulai bergerak ke arah nuklearisasi (keluarga inti) dan kesetaraan gender. Pendidikan dan peran perempuan dalam keluarga mulai diakui secara luas.

Program Keluarga Berencana (KB) untuk mengatur pertumbuhan penduduk dan peningkatan partisipasi ibu dalam dunia kerja (wanita karir).

 

Analisis Kesinambungan

Meskipun terjadi perubahan struktur dari masa ke masa, terdapat aspek yang tetap berkesinambungan, yaitu:

·     Keluarga tetap menjadi unit pertama dalam proses sosialisasi nilai-nilai moral.

·     Keluarga tetap menjadi pelindung utama bagi anggota-anggotanya (fungsi proteksi).

·     Keluarga tetap memegang peranan penting dalam menjaga keberlangsungan generasi (fungsi reproduksi).

 

2. Lembaga agama

a. Pengertian Lembaga Agama

Lembaga agama adalah sistem keyakinan dan praktik keagamaan dalam masyarakat yang telah dirumuskan dan dibakukan. Lembaga ini mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhan (pencipta), hubungan antarmanusia, serta hubungan manusia dengan lingkungannya demi mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

 

 b. Fungsi Lembaga Agama

No.

Fungsi Lembaga Agama

Keterangan

Contoh Implementasi

1)

Sumber Pedoman Hidup

Memberikan aturan baku tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan manusia.

Larangan mencuri atau menyakiti sesama yang tertuang dalam kitab suci.

2)

Sumber Kebenaran

Menjadi standar penilaian untuk menentukan hal yang benar dan salah secara moral.

Meyakini bahwa kejujuran adalah nilai kebenaran mutlak yang harus dijalankan.

3)

Pengatur Tata Cara Hubungan

Mengatur bagaimana manusia berinteraksi dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

Aturan mengenai tata cara ibadah (shalat, misa, kebaktian) dan etika bertetangga.

4)

Tuntunan Prinsip Benar/Salah

Memberikan arahan moral agar manusia tidak tersesat dalam mengambil keputusan hidup.

Menggunakan ajaran agama sebagai landasan untuk menolak praktik korupsi.

5)

Pemberi Identitas Sosial

Menjadi bagian dari identitas diri yang menyatukan individu dalam kelompok keyakinan.

Seseorang menyebut dirinya sebagai Muslim, Nasrani, Hindu, atau Budha sebagai identitas.

6)

Peredam Gejolak Sosial

Menjadi sarana untuk menenangkan batin dan menciptakan kedamaian di tengah konflik.

Tokoh agama yang menyerukan perdamaian saat terjadi ketegangan antarkelompok.

7)

Fungsi Edukasi

Memberikan pengajaran nilai-nilai spiritual dan ilmu pengetahuan bagi para pengikutnya.

Pengadaan pengajian di masjid atau sekolah minggu di gereja untuk mendidik karakter.

8)

Fungsi Transformasi

Mendorong perubahan perilaku individu menuju arah yang lebih baik dan suci.

Seseorang yang semula berperilaku kasar menjadi santun setelah mendalami ajaran agama.

 

3.   Lembaga Ekonomi

a.   Konsep dan Fungsi Lembaga Ekonomi

Lembaga ekonomi merupakan bagian dari lembaga sosial yang mengatur tata hubungan antarmanusia dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Lembaga ekonomi muncul ketika manusia mulai membutuhkan orang lain untuk mendapatkan barang atau jasa yang tidak dapat dihasilkan sendiri.

Aspek

Keterangan

Contoh Implementasi

Pengertian

Himpunan norma atau aturan yang mengatur kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi barang serta jasa.

Aturan mengenai tata cara jual beli di pasar atau sistem pengupahan buruh.

Fungsi Utama

Memberi pedoman untuk mendapatkan bahan pangan dan mengatur pertukaran barang (barter maupun uang).

Adanya label harga pada barang untuk memberikan kepastian bagi konsumen.

Fungsi Distribusi

Mengatur cara menyalurkan barang dari produsen ke konsumen agar kebutuhan masyarakat merata.

Lembaga distribusi seperti agen, grosir, dan pengecer yang menyalurkan beras ke pelosok desa.

Fungsi Produksi

Mengatur cara mengolah sumber daya alam menjadi barang yang memiliki nilai guna.

Aturan standar keamanan pangan (BPOM) bagi industri pengolahan makanan.

 

b. Jenis Lembaga Ekonomi di Indonesia

Berdasarkan kepemilikan modal dan tujuan operasionalnya, terdapat tiga jenis utama lembaga ekonomi di Indonesia.

Jenis Lembaga

Keterangan

Contoh

BUMN

(Badan Usaha Milik Negara)

Lembaga ekonomi yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung.

PT Pertamina, PT PLN, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

BUMS

(Badan Usaha Milik Swasta)

Lembaga ekonomi yang modalnya dimiliki oleh pihak swasta (individu atau kelompok) dengan tujuan mencari keuntungan.

PT Astra International, PT Indofood, dan berbagai Perseroan Terbatas (PT) swasta lainnya.

Koperasi

Lembaga ekonomi yang berlandaskan prinsip kekeluargaan dengan tujuan menyejahterakan para anggotanya.

Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi Siswa (Kopsis), dan Koperasi Simpan Pinjam.

 

4.   Lembaga Pendidikan

a.   Pengertian Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan adalah lembaga sosial yang menjadi tempat berlangsungnya proses belajar mengajar untuk mengubah tingkah laku individu ke arah yang lebih baik melalui interaksi dengan lingkungan sekitar. Lembaga ini terdiri dari jalur formal (sekolah), nonformal (kursus), dan informal (keluarga).

b. Fungsi Manifes Lembaga Pendidikan (11 Fungsi)

Fungsi manifes adalah fungsi yang diharapkan dan disadari sepenuhnya oleh masyarakat.

No.

Fungsi Manifes

Keterangan

Contoh

1)

Transfer Ilmu

Menyampaikan pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik.

Guru matematika mengajarkan rumus peluang.

2)

Persiapan Mencari Nafkah

Memberikan keahlian agar lulusan siap bekerja dan mandiri secara ekonomi.

Siswa SMK belajar teknik mesin agar bisa bekerja di pabrik.

3)

Pengembangan Bakat

Menemukan dan mengasah potensi unik yang dimiliki individu.

Sekolah menyediakan ekstrakurikuler basket atau seni musik.

4)

Pelestarian Kebudayaan

Mengajarkan nilai-nilai budaya luhur bangsa kepada generasi muda.

Pembelajaran bahasa daerah atau seni tari tradisional di sekolah.

5)

Integrasi Sosial

Menanamkan rasa persatuan di tengah keberagaman suku dan agama.

Siswa dari berbagai latar belakang mengikuti upacara bendera bersama.

6)

Sosialisasi Politik

Membentuk pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Materi tentang demokrasi dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila.

7)

Peningkatan Status

Menjadi saluran mobilitas sosial untuk memperbaiki kedudukan di masyarakat.

Seseorang dari keluarga sederhana menjadi sarjana dan mendapatkan jabatan tinggi.

8)

Membentuk Kedewasaan

Melatih kemandirian dan cara berpikir logis dalam mengambil keputusan.

Siswa belajar berorganisasi melalui OSIS.

9)

Inovasi Sosial

Menjadi tempat penelitian dan penemuan hal baru untuk kemajuan masyarakat.

Mahasiswa menciptakan alat penjernih air sederhana untuk desa.

10)

Kontrol Sosial

Menanamkan nilai moral agar individu berperilaku sesuai norma masyarakat.

Sekolah memberikan sanksi bagi siswa yang melakukan perundungan.

11)

Kemandirian

Mengurangi ketergantungan anak pada orang tua dalam hal pemikiran.

Siswa mengerjakan tugas proyek secara mandiri tanpa bantuan orang tua.

 

 c. Fungsi Laten Lembaga Pendidikan (4 Fungsi)

Fungsi laten adalah fungsi yang tidak disadari atau bukan merupakan tujuan utama, namun tetap terjadi.

No.

Fungsi Laten

Keterangan

Contoh

1)

Menunda Kedewasaan

Sekolah memperpanjang masa ketergantungan siswa pada orang tua.

Seseorang berusia 22 tahun masih berstatus mahasiswa dan belum bekerja.

2)

Pengurangan Pengawasan

Sekolah mengambil alih tugas pengawasan anak dari tangan orang tua.

Selama jam sekolah, orang tua bisa bekerja dengan tenang karena anak dijaga guru.

3)

Sarana Pembangkangan

Sekolah menjadi tempat di mana siswa mulai mengenal nilai yang berbeda dari orang tua.

Siswa ikut aksi demonstrasi atau gerakan sosial yang tidak disetujui orang tuanya.

4)

Memperpanjang Masa Remaja

Memberikan kesempatan individu untuk bergaul dengan sebaya lebih lama.

Mahasiswa menghabiskan waktu berkumpul dengan teman di kantin kampus.

 

5.   Lembaga Politik

Lembaga politik merupakan lembaga yang menangani masalah administrasi, tata tertib, dan tata cara mendapatkan serta menggunakan kekuasaan untuk kepentingan masyarakat. Lembaga ini menjadi wadah untuk mengatur kehidupan bernegara agar tercipta stabilitas dan keadilan bagi seluruh warga negara.

 a. Pengertian Lembaga Politik

Aspek

Keterangan

Contoh

Definisi

Badan atau organisasi yang mengatur pelaksanaan kekuasaan dan wewenang yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Penetapan kebijakan pajak atau subsidi oleh pemerintah untuk menyejahterakan rakyat.

Tujuan

Untuk menciptakan keteraturan, ketertiban, dan mengusahakan kesejahteraan umum di dalam suatu wilayah negara.

Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memilih pemimpin secara demokratis.

 

b. Tiga Lembaga Politik (Kekuasaan) di Indonesia

Di Indonesia, kekuasaan negara dibagi menjadi tiga pilar utama berdasarkan prinsip demokrasi.

Jenis Lembaga

Fokus Utama

Lembaga Terkait

Eksekutif

Pelaksana undang-undang dan penyelenggara pemerintahan.

Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri.

Legislatif

Pembuat undang-undang dan pengawas jalannya pemerintahan.

DPR, DPD, dan MPR.

Yudikatif

Pengawas pelaksanaan undang-undang dan lembaga peradilan.

Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan KY.

 

 c. Perbedaan Lembaga Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif

Pembeda

Eksekutif

Legislatif

Yudikatif

Fungsi Utama

Menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.

Merancang, membahas, dan menetapkan undang-undang.

Mengadili pelanggaran terhadap undang-undang.

Wewenang

Mengelola anggaran negara dan hubungan luar negeri.

Memberikan persetujuan anggaran dan mengawasi kerja presiden.

Memberikan keputusan hukum yang bersifat final dan mengikat.

Contoh Aksi

Presiden membangun jalan tol atau fasilitas kesehatan.

DPR membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan.

MK menyidangkan sengketa hasil pemilihan umum.

 

d. Tiga Fungsi Lembaga Politik di Indonesia

No.

Fungsi Utama

Keterangan

Contoh

1)

Menjaga Ketertiban Internal

Mengatur perilaku warga negara agar tidak terjadi konflik dan menjaga kedamaian di dalam negeri.

Penggunaan aparat kepolisian untuk menertibkan unjuk rasa agar tetap berjalan damai.

2)

Melaksanakan Kesejahteraan Umum

Merencanakan dan menjalankan upaya-upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau program jaminan kesehatan nasional (BPJS).

3)

Menjaga Pertahanan Eksternal

Melindungi kedaulatan negara dari ancaman, gangguan, atau serangan dari luar negeri.

Penguatan alutsista TNI untuk menjaga perbatasan wilayah perairan Indonesia.

 

 -------  oOo  -------