IPS 8 Tema 3B

 

IPS 8 Tema 3B

Peran Lembaga Keuangan dalam Kehidupan Masyarakat

A. Koperasi

Koperasi merupakan badan usaha yang menjadi sokoguru perekonomian Indonesia. Berbeda dengan badan usaha lain, koperasi lebih mengutamakan kesejahteraan anggota daripada keuntungan semata.

1. Pengertian Koperasi

Istilah

Keterangan

Contoh

Koperasi

Wadah ekonomi yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan prinsip kekeluargaan.

Koperasi Unit Desa (KUD) yang menaungi para petani di pedesaan.

Sokoguru

Peran koperasi sebagai pilar utama atau penyangga ekonomi rakyat.

Koperasi menjadi solusi bagi UMKM lokal untuk mendapatkan modal tanpa bunga tinggi.

       2. Tujuan Koperasi

Bidang

Keterangan

Contoh Penerapan

Anggota

Meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya.

Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) di akhir tahun buku.

Masyarakat

Membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar koperasi.

Koperasi menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Negara

Membantu pemerintah mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Menciptakan lapangan kerja melalui unit-unit usaha koperasi.

       3.  Landasan Koperasi Indonesia

Jenis Landasan

Keterangan

Contoh Implementasi

Landasan Idiil

Pancasila

Mengutamakan musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan.

Landasan Struktural

UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1

Menempatkan kesejahteraan bersama di atas kepentingan individu.

Landasan Mental

Setia kawan dan Kesadaran Pribadi

Anggota jujur dalam melaporkan penggunaan dana pinjaman.

        4. Prinsip Koperasi (UU No. 25 Tahun 1992)

Prinsip

Keterangan

Contoh

Keanggotaan Sukarela

Terbuka bagi siapa saja tanpa paksaan.

Seseorang bergabung menjadi anggota tanpa merasa tertekan oleh pihak lain.

Demokratis

Satu anggota satu suara (One man one vote).

Ketua koperasi dipilih berdasarkan suara terbanyak dalam Rapat Anggota.

Pembagian SHU Adil

Dibagi berdasarkan jasa usaha masing-masing.

Anggota yang rajin bertransaksi mendapat bagian keuntungan lebih besar.

Kemandirian

Mampu berdiri sendiri tanpa ketergantungan.

Modal usaha diupayakan dari simpanan wajib dan pokok anggota.

Pendidikan

Memberikan pemahaman perkoperasian.

Pelatihan kewirausahaan bagi seluruh anggota koperasi.

        5. Lambang Koperasi Indonesia (Pohon Beringin)

Lambang ini mencerminkan identitas dan cita-cita luhur gerakan ekonomi rakyat.

Unsur Lambang

Keterangan & Filosofi

Rantai

Melambangkan ikatan kekeluargaan dan persatuan yang kokoh.

Gigi Roda

Melambangkan usaha keras dan karya yang terus-menerus.

Kapas dan Padi

Melambangkan kemakmuran rakyat (sandang dan pangan).

Timbangan

Melambangkan keadilan sosial sebagai dasar kerja koperasi.

Pohon Beringin

Melambangkan sifat kemasyarakatan yang berakar kuat dan mengayomi.

Bintang dalam Perisai

Melambangkan Pancasila sebagai landasan idiil koperasi.

        6. Jenis Koperasi di Indonesia

Koperasi di Indonesia dikategorikan ke dalam beberapa jenis untuk memudahkan pengorganisasian dan pemenuhan kebutuhan anggotanya. Pembagian ini umumnya didasarkan pada bidang usaha yang dijalankan serta cakupan wilayah kerja atau tingkatannya.

a.  Koperasi Berdasarkan Jenis Usaha

Jenis Koperasi

Penjelasan

Contoh

Koperasi Produksi

Koperasi yang anggotanya terdiri dari para produsen (pembuat barang) untuk mengolah bahan baku menjadi barang jadi.

Koperasi Produksi Susu (KPBS) Pengalengan atau Koperasi Pengrajin Tahu Tempe (Kopti).

Koperasi Konsumsi

Koperasi yang menyediakan berbagai barang kebutuhan sehari-hari bagi para anggotanya dengan harga terjangkau.

Koperasi Siswa (Kopsis) yang menjual alat tulis atau Koperasi Karyawan (Kopkar) yang menjual sembako.

Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi yang kegiatannya hanya menghimpun simpanan dan memberikan pinjaman uang kepada anggota.

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) atau Koperasi Kredit (Credit Union).

Koperasi Jasa

Koperasi yang bergerak di bidang pelayanan jasa untuk kepentingan anggota dan masyarakat umum.

Koperasi Angkutan Umum (Kopata) atau Koperasi Jasa Perasuransian.

Koperasi Serba Usaha

Koperasi yang menjalankan beberapa bidang usaha sekaligus (misal: simpan pinjam sekaligus konsumsi).

Koperasi Unit Desa (KUD) yang melayani pupuk, gabah, sekaligus simpan pinjam.

               b. Koperasi Berdasarkan Tingkatan

Tingkatan Koperasi

Penjelasan

Contoh/Cakupan

Koperasi Primer

Koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan minimal 20 orang perseorangan.

Koperasi tingkat desa, tingkat sekolah, atau tingkat perusahaan.

Pusat Koperasi

Koperasi yang beranggotakan paling sedikit 5 koperasi primer yang telah berbadan hukum.

Pusat Koperasi Pegawai RI (PKPRI) di tingkat Kabupaten/Kota.

Gabungan Koperasi

Koperasi yang anggotanya terdiri dari paling sedikit 3 pusat koperasi.

Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) di tingkat Provinsi.

Induk Koperasi

Koperasi yang anggotanya terdiri dari paling sedikit 3 gabungan koperasi.

Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) atau Induk Koperasi Pegawai RI (IKPRI) di tingkat Nasional.

      7.  Modal koperasi

Modal koperasi dikumpulkan dari berbagai sumber untuk mendukung kegiatan operasional dan pelayanan kepada anggotanya. Berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992, sumber modal koperasi terbagi menjadi modal sendiri dan modal pinjaman.

Tabel Sumber Modal Koperasi

No.

Sumber Modal

Keterangan

Contoh

1)

Simpanan Pokok

Sejumlah uang yang sama banyaknya yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Uang ini tidak dapat diambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota.

Seorang guru membayar Rp100.000 satu kali saja saat pertama kali mendaftar sebagai anggota koperasi sekolah.

2)

Simpanan Wajib

Jumlah simpanan tertentu yang tidak harus sama, yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu (biasanya bulanan).

Setiap anggota koperasi menyetorkan uang sebesar Rp25.000 setiap awal bulan kepada bendahara koperasi.

3)

Dana Cadangan

Sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan Sisa Hasil Usaha (SHU). Dana ini dimaksudkan untuk memupuk modal sendiri dan menutup kerugian koperasi bila diperlukan.

Koperasi menyisihkan 20% dari keuntungan tahunan untuk menambah modal usaha tahun berikutnya daripada dibagikan semua kepada anggota.

4)

Hibah (Donasi)

Sejumlah uang atau barang modal yang diterima dari pihak lain yang bersifat hibah dan tidak mengikat. Modal ini tidak dapat dibagikan kepada anggota selama koperasi belum dibubarkan.

Koperasi Unit Desa menerima bantuan alat mesin penggiling padi dari pemerintah atau lembaga donor untuk dikelola.

B. Pasar Modal

Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain, serta sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Di Indonesia, pasar modal memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian nasional melalui penghimpunan dana jangka panjang.

1. Pengertian Pasar Modal

Istilah

Keterangan

Contoh/Implementasi

Pasar Modal

Pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuitas (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya.

Perusahaan besar yang membutuhkan modal untuk ekspansi menjual surat berharga kepada masyarakat umum di bursa.

        2. Pihak-Pihak yang Terlibat dalam Pasar Modal

Pihak Terlibat

Keterangan

Contoh

Emiten

Perusahaan atau lembaga yang melakukan penjualan surat berharga (penawaran umum) untuk mendapatkan modal.

PT Telkom Indonesia Tbk yang menjual sahamnya di bursa untuk mendanai infrastruktur digital.

Investor

Pihak perorangan atau lembaga yang membeli surat berharga di pasar modal dengan harapan mendapatkan keuntungan.

Seorang guru atau karyawan swasta yang membeli saham perbankan untuk tabungan masa depan.

Pialang (Broker)

Perusahaan efek yang bertindak sebagai perantara dalam transaksi jual beli surat berharga di bursa.

Perusahaan sekuritas yang menyediakan aplikasi bagi nasabah untuk membeli atau menjual saham secara daring.

Manajer Investasi

Pihak yang mengelola dana investor melalui portofolio efek agar mendapatkan imbal hasil yang optimal.

Lembaga yang mengelola produk Reksa Dana Saham bagi masyarakat awam.

         3. Saham (Stock)

Aspek

Keterangan

Contoh

Pengertian

Tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas.

Kepemilikan bukti surat berharga yang menyatakan seseorang memiliki bagian dari aset perusahaan tertentu.

Keuntungan (Dividen)

Pembagian laba bersih perusahaan kepada pemegang saham berdasarkan jumlah lembar yang dimiliki.

Sebuah bank membagikan Rp500 per lembar saham kepada seluruh pemegang sahamnya di akhir tahun buku.

Capital Gain

Keuntungan yang diperoleh investor dari selisih harga jual saham yang lebih tinggi daripada harga belinya.

Membeli saham seharga Rp2.000 per lembar dan menjualnya saat harga naik menjadi Rp3.500 per lembar.

        4. Bursa Efek

Aspek

Keterangan

Contoh

Pengertian

Pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem serta sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain.

Institusi resmi yang menjadi tempat atau "lapangan" virtual bagi perdagangan surat berharga nasional.

Fungsi Utama

Sebagai fasilitator perdagangan instrumen keuangan agar transaksi berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

Penyelenggaraan papan perdagangan yang menampilkan pergerakan harga saham setiap detik.

Implementasi

Di Indonesia, peran ini dilakukan secara tunggal oleh lembaga resmi yang diatur undang-undang.

Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX).

C. Perubahan, Kesinambungan Koperasi dan Pasar Modal

Analisis mengenai perubahan dan kesinambungan lembaga ekonomi di Indonesia, khususnya koperasi dan pasar modal, menunjukkan bagaimana nilai-nilai ideologi dan sejarah membentuk sistem keuangan saat ini.

 1. Koperasi: Upaya Membentuk Lembaga Ekonomi Sesuai Ideologi Bangsa

Aspek

Keterangan

Contoh

Kesesuaian Ideologi

Koperasi merupakan implementasi dari Sila ke-5 Pancasila dan Pasal 33 Ayat 1 UUD 1945 yang berasas kekeluargaan.

Pengambilan keputusan dalam koperasi dilakukan melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara musyawarah, bukan berdasarkan jumlah modal.

Kolektivitas

Menekankan kerja sama timbal balik untuk meningkatkan kesejahteraan bersama di atas kepentingan individu.

Anggota koperasi saling membantu melalui simpanan yang kemudian dipinjamkan kembali kepada anggota yang membutuhkan modal usaha.

        2. Perubahan dan Keberlanjutan Pasar Modal Sejak Masa Kolonial

Periode

Perubahan dan Keberlanjutan

Keterangan / Contoh

Masa Kolonial (1912)

Didirikan pertama kali oleh pemerintah Hindia Belanda di Batavia (Jakarta) untuk kepentingan perusahaan Belanda.

Perdagangan saham perdana perusahaan perkebunan milik Belanda (VOC) di Bursa Efek Batavia.

Masa Kemerdekaan

Diaktifkan kembali untuk mendukung pendanaan pembangunan nasional dan kemandirian ekonomi.

Penerbitan obligasi pemerintah RI pertama kali untuk membiayai kedaulatan negara pascakemerdekaan.

Masa Sekarang

Digitalisasi pasar modal yang memungkinkan akses bagi seluruh lapisan masyarakat secara daring.

Penggunaan aplikasi perdagangan saham (online trading) yang memungkinkan masyarakat membeli saham dengan modal kecil.

        3. Perbandingan Pasar Modal Masa Lalu dan Masa Sekarang

Indikator

Masa Lalu

Masa Sekarang

Aksesibilitas

Terbatas pada kalangan bangsawan, pengusaha besar, dan orang Eropa.

Terbuka untuk seluruh warga negara (investor ritel) dari berbagai profesi.

Mekanisme

Transaksi dilakukan secara manual melalui papan tulis dan tatap muka.

Transaksi dilakukan secara elektronik (Automated Trading System) melalui bursa efek.

Kesinambungan

Fungsi utamanya tetap sebagai sarana pengumpulan dana jangka panjang bagi emiten.

Perusahaan tetap menjual saham kepada masyarakat untuk ekspansi usaha.

         4. Peran Lembaga Keuangan dalam Kehidupan Masyarakat

Peran

Keterangan

Contoh

Penyedia Kredit

Memberikan pinjaman modal bagi masyarakat untuk memulai atau mengembangkan usaha.

Koperasi atau bank menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pedagang pasar.

Penyimpanan Kekayaan

Menyediakan tempat yang aman bagi masyarakat untuk menyimpan kelebihan dana.

Anggota koperasi menyimpan dana dalam bentuk simpanan sukarela yang mendapatkan bunga/balas jasa.

Pemerataan Ekonomi

Menghubungkan pihak yang memiliki dana berlebih dengan pihak yang membutuhkan dana.

Investor di pasar modal mengalirkan dananya melalui saham ke perusahaan yang menyerap tenaga kerja.


 -------  oOo  -------